Su’udia, Lyli (2026) ANALISIS PENYIMPANGAN MAKSIM KESANTUNAN DALAM INTERAKSI GURU DAN SISWA KELAS VII PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMPN 1 JATIROGO. Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.
|
Text
Lyli Suudia 22110019-1-29.pdf Download (596kB) |
Abstract
Su’udia, L. (2026). “Analisis Penyimpangan Maksim Kesantunan dalam Interaksi Guru dan Siswa Kelas VII pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Jatirogo”. Program Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. IKIP PGRI Bojonegoro. Pembimbing I Muhamad Sholehhudin, S.Pd., M.Pd., Pembimbing II Abdul Ghoni Asror, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Prinsip kesantunan, Leech, Interaksi Guru dan Siswa, Pembelajaran Bahasa Indonesia Penelitian bertujuan untuk mendeskripsiskan bentuk-bentuk penyimpangan maksim kesantunan yang terjadi dalam interaksi guru dan siswa kelas VII pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Jatirogo, serta mengidentifikasi tujuan dari penyimpangan maksim kesantunan tersebut dalam proses pembelajaran. Kajian ini menggunakan teori maksim kesantunan Leech yang terdiri atas enam maksim, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokkan, dan maksim kesimpatian. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dan sumber data penelitian berupa tuturan lisan yang diperoleh langsung di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik, Simak, rekam dan catat. Sementara, terdapat beberapa tahap untuk menganalisis data yaitu reduksi, klasifikasi, penyajian data, serta simpulan. Teknik validasi Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, triangulasi peneliti, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam maksim kesantunan Leech, hanya tiga maksim yang mengalami penyimpangan. Yaitu maksim penghargaan dengan 13 data, maksim kecocokkan 3 data, maksim kesimpatian 6 data, penyimpangan yang dominan terjadi pada maksim penghargaan. tujuan penyimpangan maksim kesantunan yang ditemukan dalam interaksi guru dan siswa kelas VII pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 1 Jatirogo meliputi berbagai tujuan, yaitu menyindir, mengejek, memojokkan, merendahkan martabat, menyalahkan, memotong pembicaraan, sarkasme, mencela perilaku, menolak argument atau usulan, mencemooh, mengabaikan, mencari perhatian atau mengadu berebut, mendisiplinkan atau mengontrol, dan meluapkan emosi. Secara umum, guru cenderung menggunakan penyimpangan kesantunan untuk mendisiplinkan, mengontrol, menegaskan otoritas, dan meluapkan emosi, sementara siswa cenderung menggunakan penyimpangan untuk mencari perhatian, mengabaikan, dan mencemooh teman.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education |
| Depositing User: | Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:01 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3344 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
