Saputra, Bima Adi (2026) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DITINJAU DARI GENDER PADA MATERI BANGUN DATAR DI SMP NEGERI 1 BOJONEGORO KELAS VII. Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.
|
Text
BIMA ADI SAPUTRA-1-29.pdf Download (881kB) |
Abstract
Saputra, Bima Adi. 2026. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Gender pada Materi Bangun Datar di SMP Negeri 1 Bojonegoro Kelas VII. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IKIP PGRI Bojonegoro. Pembimbing I: Anis Khoirotunnisa, M.Pd. Pembimbing II: Dr. Dra. Junarti, M.Pd. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis matematis, gender, bangun datar, penelitian kualitatif. Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah sehingga perlu dianalisis lebih mendalam, khususnya jika ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari gender pada materi bangun datar di kelas VII SMP Negeri 1 Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Bojonegoro. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil tes, dipilih empat subjek penelitian, yaitu dua siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan dua siswa yang belum memenuhi KKM untuk dianalisis lebih mendalam melalui wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memenuhi KKM mampu memenuhi sebagian besar indikator kemampuan berpikir kritis matematis, meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan penjelasan, meskipun masih mengalami kesulitan pada tahap evaluasi lanjutan dan penarikan kesimpulan secara komprehensif. Sementara itu, siswa yang belum memenuhi KKM menunjukkan kelemahan pada aspek analisis, evaluasi, inferensi, dan penjelasan sehingga penyelesaian masalah belum dilakukan secara sistematis dan logis. Ditinjau dari gender, siswa laki-laki cenderung lebih cepat dalam menentukan strategi penyelesaian, sedangkan siswa perempuan lebih teliti dan sistematis dalam menguraikan langkah-langkah penyelesaian. Meskipun demikian, kedua kelompok masih mengalami kendala dalam memberikan alasan yang logis dan menyimpulkan hasil secara tepat pada soal yang memerlukan penalaran tingkat tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education |
| Depositing User: | Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:25 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:25 |
| URI: | http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
