FEBRIANTI, DEVI (2026) ANALISIS BENTUK ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM JODOH 3 BUJANG YANG DISUTRADARAI OLEH ARFAN SABRAN (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK). Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.
|
Text
Devi Febrianti_22110004-1-30.pdf Download (1MB) |
Abstract
Febrianti, D., 2026. “Analisis Bentuk Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Jodoh 3 Bujang yang Disutradarai Oleh Arfan Sabran (Kajian Sosiolinguistik)”. Skripsi. Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. IKIP PGRI bojonegoro. Pembimbing (I) Joko Setiyono, M.Pd., Pembimbing (II) Dr. Masnuatul Hawa, M.Pd. Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Film Jodoh 3 Bujang, Sosiolinguistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena alih kode dan campur kode dalam film Jodoh 3 Bujang karya Arfan Sabran yang berlatar budaya Makassar. Urgensi penelitian ini didasarkan pada dialog dalam film Jodoh 3 Bujang yang memadukan bahasa Indonesia, bahasa Bugis-Makassar, dan bahasa Jawa. Penggunaan ragam bahasa tersebut merepresentasikan bagaimana bahasa daerah tetap dipertahankan eksistensinya di tengah pengaruh bahasa modern. Fenomena ini memicu terjadinya alih kode dan campur kode yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menjelaskan bentuk dan fungsi penggunaan alih kode dan campur kode antar tokoh. Data penelitian berupa tuturan dalam dialog film yang mengandung alih kode dan campur kode. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk dan fungsi penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 12 data alih kode yang terdiri atas 11 alih kode internal dan 1 alih kode eksternal. Selain itu, ditemukan 89 data campur kode yang terdiri atas 48 campur kode internal dan 41 campur kode eksternal. Penggunaan alih kode dan campur kode dalam film tersebut berfungsi untuk menyesuaikan situasi tuturan, menunjukkan identitas budaya, membangun keakraban, mengekspresikan emosi, serta menciptakan humor dalam percakapan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alih kode dan campur kode dalam film tersebut tidak hanya menjadi bentuk variasi bahasa, tetapi juga mencerminkan hubungan antara bahasa, masyarakat, dan budaya. Penggunaan kedua fenomena kebahasaan tersebut menunjukkan bahwa bahasa digunakan sebagai sarana komunikasi serta penguatan identitas budaya dalam interaksi antartokoh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education |
| Depositing User: | Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 04:32 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 04:32 |
| URI: | http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3330 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
