ANALISIS BENTUK DAN MAKNA NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM TRADISI SELAMETAN 7 BULANAN MASYARA BOJONEGORO BAGIAN BARAT

Damayanti, Eni Fitri (2026) ANALISIS BENTUK DAN MAKNA NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM TRADISI SELAMETAN 7 BULANAN MASYARA BOJONEGORO BAGIAN BARAT. Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.

[img] Text
Eni Fitri Damayanti_22110004-1-32.pdf

Download (748kB)
Official URL: https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.p...

Abstract

Damayanti Eni Fitri (2026). "Analisis Bentuk dan Makna nilai Sosial Budaya dalam Tradisi Selametan 7 Bulanan Masyarakat Bojonegoro Bagian Barat". Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. IKIP PGRI Bojonegoro. Pembimbing I Dr. Manuatul Hawa, S.Pd. M.Pd., Pembimbing II Joko Setiyono, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci — nilai sosial budaya, slametan tujuh bulanan, dan masyarakat Bojonegoro. abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial budaya yang terkandung dalam tradisi selametan tujuh bulanan (mitoni) serta mendeskripsikan perannya dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian tradisi sebagai bagian dari kearifan lokal yang mengandung nilai religius, sosial, dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Tradisi selametan tujuh bulanan dipilih karena merupakan salah satu bentuk budaya yang masih dilestarikan dan memiliki makna penting dalam mempererat hubungan sosial serta sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi nilai-nilai sosial budaya dalam tradisi selametan tujuh bulanan serta bentuk interaksi sosial yang terjadi dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi selametan tujuh bulanan masyarakat Bojonegoro mengandung nilai-nilai sosial budaya yang meliputi nilai religius, gotong royong, kebersamaan, solidaritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai religius tercermin dalam doa bersama sebagai bentuk permohonan keselamatan, sedangkan nilai sosial tampak melalui kerja sama dan partisipasi masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakan tradisi. Selain itu, tradisi ini juga berperan sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi selametan tujuh bulanan tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai-nilai sosial budaya kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, tradisi ini memiliki peran penting dalam mempertahankan identitas budaya serta memperkuat integrasi sosial masyarakat Bojonegoro di tengah perkembangan zaman.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:32
Last Modified: 24 Sep 2026 02:32
URI: http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3334

Actions (login required)

View Item View Item