IMPLIKATUR PERCAKAN PADA INTERAKSI JUAL BELI DI E-COMMERCE SHOPEE DAN TIKTOK SHOP

Aminuddin, Muhammad (2026) IMPLIKATUR PERCAKAN PADA INTERAKSI JUAL BELI DI E-COMMERCE SHOPEE DAN TIKTOK SHOP. Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.

[img] Text
M. Aminuddin_22110056-1-25.pdf

Download (727kB)
Official URL: https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.p...

Abstract

Aminuddin, M. (2026). “Implikatur Percakan pada Interaksi Jual Beli di E-Commerce Shopee dan Tiktok Shop”. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bojonegoro. Pembimbing I Muhamad Sholehhudin, S.Pd., M.Pd., Pembimbing II Abdul Ghoni Asror, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: (Pragmatik, Implikatur Percakapan, E-commerce Shopee dan Tiktok Shop). Sebagai makhluk sosial, manusia menggunakan bahasa untuk berkomunikasi yang kini bermigrasi dari pasar tradisional ke ranah digital melalui platform e-commerce seperti Shopee dan TikTok Shop. Dalam interaksi digital yang minim petunjuk paralinguistik (seperti ekspresi visual dan nada suara) ini, proses negosiasi dan komunikasi sering kali mengandalkan makna tersirat yang sangat dipengaruhi oleh konteks dan strategi persuasi. Berdasarkan fenomena tersebut, kajian pragmatik ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk implikatur percakapan yang muncul dalam interaksi jual beli di kedua platform digital tersebut, serta menganalisis bagaimana implikatur tersebut difungsikan secara strategis oleh penjual maupun pembeli dalam proses bertransaksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi implikatur secara mendalam. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik dokumentasi berupa tangkapan layar (screenshot) percakapan pada kolom komentar Shopee Video dan TikTok Shop. Setelah mengumpulkan 12 data yang memenuhi kriteria, peneliti melakukan proses transkripsi, klasifikasi, dan analisis menggunakan teori implikatur percakapan Grice. Analisis pragmatik ini dilakukan untuk mengungkap makna di balik penggunaan struktur kalimat deklaratif, interogatif, maupun imperatif yang dimanfaatkan oleh pengguna guna menjaga kesantunan sekaligus menyiasati keterbatasan ruang komunikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan khusus merupakan bentuk yang paling dominan ditemukan, di mana keberhasilan komunikasi menuntut partisipan tutur untuk aktif melakukan inferensi dengan mengandalkan pengetahuan latar belakang transaksional. Selain itu, ditemukan pula implikatur percakapan umum yang maknanya dapat dipahami secara instan. Dari segi fungsi, implikatur terbukti melampaui sekadar sarana pertukaran informasi, melainkan dimanfaatkan sebagai instrumen pemasaran untuk mengonversi interaksi menjadi transaksi. Peneliti menemukan lima fungsi utama, meliputi: meyakinkan pembeli untuk membangun kepercayaan digital, memberikan informasi komprehensif, menawarkan solusi empatik, mempersuasi transaksi melalui soft-selling, dan memberikan rekomendasi teknis. Secara keseluruhan, penjual merekayasa pesan pragmatisnya untuk mereduksi hambatan psikologis pembeli, membangun ikatan emosional, menyiasati keluhan, dan pada akhirnya mempercepat proses pengambilan keputusan pembelian di pasar digital

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HG Finance
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro
Date Deposited: 29 Sep 2026 07:01
Last Modified: 29 Sep 2026 07:01
URI: http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3376

Actions (login required)

View Item View Item