REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM IKLAN VIVA COSMETICS DI TIKTOK (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

Salsabila, Zakia Luluk (2026) REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM IKLAN VIVA COSMETICS DI TIKTOK (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Diploma thesis, IKIP PGRI BOJONEGORO.

[img] Text
ZAKIA LULUK SALSABILA-22110071-1-33.pdf

Download (821kB)
Official URL: https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.p...

Abstract

Salsabila, Z. L. (2026). “Representasi Perempuan dalam Iklan Viva Cosmetics di TikTok (Analisis Semiotika Roland Barthes)”. Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. IKIP PGRI Bojonegoro. Pembimbing I Dr. Masnuatul Hawa, M.Pd., Pembimbing II Joko Setiyono, M.Pd. Kata Kunci: Representasi Perempuan, Iklan Viva Cosmetics, Semiotika Roland Barthes, TikTok, Ideologi Kecantikan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan representasi perempuan dalam iklan Viva Cosmetics di platform TikTok melalui sistem penandaan dua tingkat (two-order of signification) Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta mengungkap ideologi kecantikan yang dikonstruksi di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa tangkapan layar adegan (visual) dan narasi/teks (verbal) dari konten video iklan resmi Viva Cosmetics di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, iklan memperlihatkan tindakan faktual perempuan dalam merawat diri dan merias wajah melalui penggunaan rutin produk perawatan kulit (skincare) dan tata rias (makeup) yang ditunjang visual jarak dekat (close-up) serta pencahayaan yang terang. Secara konotatif, aktivitas ini dimaknai sebagai simbol transformasi emosional yang membangun kepercayaan diri, bentuk apresiasi diri (self-care/self-love), kemandirian, serta gaya hidup perempuan modern yang aktif, dinamis, dan inklusif. Lebih jauh, pada tingkat mitos dan ideologi, iklan mengonstruksi mitos kulit mulus bercahaya (flawless and glowing skin myth), mitos kedisiplinan perawatan, serta mitos kecantikan muslimah lokal. Mitos-mitos tersebut melanggengkan komodifikasi dan kapitalisme kecantikan yang menaturalisasi pandangan bahwa penampilan fisik yang terawat merupakan instrumen penting bagi perempuan untuk memperoleh validasi dan penerimaan sosial di ruang publik digital.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Ms Winarsih IKIP PGRI Bojonegoro
Date Deposited: 30 Sep 2026 04:00
Last Modified: 30 Sep 2026 04:00
URI: http://repository.ikippgribojonegoro.ac.id/id/eprint/3386

Actions (login required)

View Item View Item